Jumat, 16 Oktober 2009
Komunikasi data
Dalam jaringan komputer, komunikasi antar-komputer terjadi pada saat salah
satu komputer mengirim data atau file kepada komputer lainnya. Untuk itu diperlukan
media komunikasi. Data yang dikirimkan diubah menjadi gelombang-gelombang sinyal
yang dapat ditransfer melalui media transmisi. Di sisi penerima, energi yang diambil dari
media transmisi diubah kembali menjadi data yang dapat dibaca oleh komputer
penerima. Mekanisme ini disebut sebagai komunikasi data. Diagram komunikasi data
ditunjukkan dalam Gambar 2.1:
Gambar 2.1 Proses komunikasi data
Data yang dikirim berupa file digital. Agar data yang berupa sinyal 0 dan 1
tersebut dapat dipindahkan dari komputer satu ke komputer lain dalam jaringan, maka
bilangan-bilangan tersebut harus diubah menjadi sinyal-sinyal transmisi. Pengubah data
komputer menjadi sinyal-sinyal transmisi dinamakan transmitter, sedangkan pengubah
sinyal-sinyal transmisi menjadi data digital disebut receiver. Transmitter biasanya
bekerja secara simultan bersama receiver. Transmitter maupun Receiver yang umum
dipakai di antaranya adalah Modulator-Demodulator (Modem) dan Network Interface
Card (NIC) atau yang populer disebut sebagai ethernet-card atau LAN-Card.
Media transmisi dapat berupa kabel yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal
listrik, serta media wireless yang mengubah sinyal digital menjadi gelombang frekuensi.
Selain itu di dalam komunikasi data terdapat pula perangkat tambahan yang
berfungsi untuk menyebarkan akses jaringan komputer dari media transmisi ke seluruh
node, perangkat ini disebut sebagai konsentrator.
Komunikasi Data 2
Komputer
Pengirim
Komputer
Receiver Penerima
Media
Transmitter Transmisi
Perangkat-perangkat jaringan komunikasi pada komputer
Konsentrator
Perangkat ini merupakan tulang punggung (backbone) utama suatu jaringan
komputer yang banyak digunakan saat ini, khususnya bila topologi yang digunakan adalah
star. Sesuai namanya, konsentrator digunakan untuk memusatkan akses seluruh node
baik berupa client (PC, laptop, PDA UMPC dsb), gateway-router maupun server yang
terhubung ke jaringan. Pada jaringan komputer dengan media kabel, konsentrator yang
digunakan berupa Hub maupun Switch. Sedangkan pada jaringan nirkabel, konsentrator
yang digunakan berupa Wireless Access Point (WAP).
Gambar 2.2 Ilustrasi kerja konsentrator pada jaringan komputer
(sumber: http://www.tp-link.com/support/showfaq.asp?id=9)
Hub
Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang bersifat statis dan
membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node yang terhubung, tanpa
mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak.
Gambar 2.3 Pemasangan kabel UTP dan konektor RJ-45 pada port Hub
(sumber: http://www.gregcarrick.co.uk/backtobasicold)
Komunikasi Data 3
Switch
Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang signifikan antara Hub
dengan Switch. Namun switch memiliki keunggulan yang menyebabkan para
administrator jaringan memilih untuk meninggalkan hub, meskipun harga switch saat ini
masih sedikit lebih mahal. Switch mampu membagi akses jaringan hanya kepada node
yang aktif, sehingga bila node yang aktif sedikit, akses jaringan lebih cepat.
Gambar 2.4 Bentuk fisik switch dengan 8-port konektor RJ-45
(sumber: http://www.indocommerce.net/index.php)
Wireless Access Point (WAP)
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk
terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang
sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang
ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor.
Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal dengan istilah hot-spot.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, transmitter dan receiver bekerja secara
simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter
dan receiver, seperti LAN-card, modem maupun WLAN-adaptor.
Komunikasi Data 4
Local Area Network (LAN) - card
Pada jaringan berskala lokal (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media
transmisi dan diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau
yang biasa juga disebut Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card.
Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu slot ekspansi (PCI atau
ISA) pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk
memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan.
Modulator – Demodulator (Modem)
Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal-sinyal data pada
komputer yang terhubung pada jaringan luas secara langsung (direct connection).
Terdapat beberapa mekanisme yang saat ini banyak digunakan, yaitu dial-up dan
Asynchronous Digital Subscribe Line (ADSL). Selain itu juga terdapat modem yang
mendukung layanan bergerak (mobile) maupun seluler dengan teknologi General
Package Radio System (GPRS) pada layanan GSM maupun layanan teknologi Code Division
Multiple Access (CDMA).
Komunikasi Data 5
Wireless LAN (WLAN) – Adaptor
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi sambungan nirkabel,
perangkat WLAN-adaptor semakin banyak ditemui, Perangkat inilah yang memungkinkan
pengguna komputer dapat memanfaatkan akses jaringan di suatu area yang biasa disebut
“Hot Spot”. Pada perangkat-perangkat mobile terkini seperti laptop, Personal Digital
Assintance (PDA), smart-phone, maupun Ultra-Mobile Portable Computer (UMPC),
WLAN-adaptor merupakan perangkat wajib yang biasanya sudah terintegrasi.
Komunikasi Data 6
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar